MENGANALISA WEB PEMERINTAHAN



Sejarah Portal Resmi Pemprov DKI Jakarta 

            Seperti dikutip dari sejarah portal (www.jakarta.go.id), portal resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pertama kali dibangun pada tahun 1995. Portal ini dikembangkan dengan tujuan untuk memberikan pelayanan data dan informasi kepada masyarakat melalui pemanfaatan kemajuan teknologi. Pada awal pengembangannya, portal resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikelola oleh Kantor Pengolahan Data Elektronik (KPDE). Pengerjaan situs masih sederhana hanya menggunakan notepad. Sistem hosting yang digunakan awalnya adalah domain dari indonet, kemudian karena meningkatnya kebutuhan pemanfaatan internet maka dilakukan pembangunan server sendiri.
Pengembangan portal ini pada awalnya dilakukan dengan cara menyewa space di salah satu Internet Service Provider (ISP) untuk menempatkan homepage Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang beralamatkan http://www.indo.net.id/government/dki/web.html. Website pertama ini masih sederhana baik dilihat dari banyaknya fasilitas maupun dari segi konten. Website hanya berisi informasi mengenai Pemerintah Provinsi DKI saja yang sumber dari buku kecil Bappeda tahun 1996 (Husni, 2006:38).
Pada tahun 1998, Kantor Pengelola Teknologi Informasi (KPTI) mulai mempersiapkan pengadaan web server sendiri untuk mendukung pembangunan dan pengembangan intranet dan internet. Tahun 2000, KPTI telah memasang jaringan komunikasi dan server untuk mendukung pembangunan dan pengembangan sistem informasi, serta memindahkan web server DKI ke lokasi KPTI di balaikota, sehingga memudahkan operasionalisasi dan pengembangan sistem-sistem berbasis internet (Husni, 2006:39). Awalnya portal ini dikembangkan dengan menggunakan nama dki.go.id, kemudian memiliki pilihan - pilihan nama diantaranya dki.go.id dan jakarta.go.id. Nama jakarta.go.id selanjutnya digunakan oleh situs Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pada masa kepemimpinan Aurora Tambunan menjadi Kepala Dinas Pariwisata, nama situs jakarta.go.id dikembalikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena website Dinas Pariwisata harus berbasis pariwisata. Penamaan situs web jakarta.go.id tidak mengikuti standar penamaan domain yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No: 28/Per/M.Kominfo/9/2006, dimanas seharusnya penamaan website provinsi harus diakhir dengan ―prov‖ di belakang singkatan nama provinsinya (egovrank.gunadarma.ac.id, 2012). 
Keputusan akhir untuk memberikan nama jakarta.go.id pada situs resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan pertimbangan diantaranya karena nama Jakarta secara konsensus lebih dikenal dibandingkan DKI. Pada tahun 2001, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan peluncuran portal dengan nama jakarta.go.id. Peluncuran pertama portal jakarta.go.id dilangsungkan bersamaan dengan teleconference lima wilayah DKI Jakarta dengan teknologi teleconference ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta yang kala itu dijabat oleh Fauzi Bowo. Berbagai aplikasi mengenai Jakarta yang tersedia pada jakarta.go.id pada masa itu di antaranya adalah info kegiatan gubernur, sejarah DKI, luas DKI, data-data dari BPS, pelayanan masyarakat, informasi alamat SKPD dan pimpinan - pimpinannya. 
Pada tahun tahun berikutnya, terjadi tren pengembangan media melalui internet dimana sebagian besar SKPD membuat website tersendiri tetapi tidak memperbarui data sehingga website terkesan diam dan tidak dinamis. Keadaan ini mengakibatkan citra website Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta) buruk di mata masyarakat. Akhirnya, pada Januari 2009, terjadi perubahan struktur organisasi di Pemprov DKI Jakarta antara Kantor Pengelola Teknologi Informasi (KPTI), Biro Humas & Protokol (Bidang Humas) dan Dinas Perhubungan (bidang POS dan Telekomunikasi) bergabung menjadi Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (DISKOMINFOMAS) Provinsi DKI Jakarta yang menyebabkan pengelolaan jakarta.go.id berpindah pengelolaannya ke Dinas yang baru tersebut. 
Perubahan struktur organisasi dan adanya pengabungan organisasi tersebut menurut Alberto Ali (Kepala Seksi Data dan Informasi) dilakukan dalam rangka efisiensi anggaran. Setelah perampingan dan pengabungan struktur organisasi selesai dilaksanakan, Gubernur DKI Jakarta melaksanakan rapat pada bulan April 2009, dimana salah satu hasil rapatnya adalah Gubernur menginstruksikan untuk melakukan pemutakhiran (pembaharuan) jakarta.go.id. Gubernur berkeinginan agar jakarta.go.id setara dengan website portal kota - kota ternama di dunia. Kepala Dinas Diskominfomas melakukan rapat koordinasi internal untuk menindak lanjuti arahan Gubernur. Awalnya, pengelolaan portal dilakukan eks KPTI, selanjutnya pengelolaan dan pengembangannya diserahkan kepada kepada bidang Informasi Publik yang saat itu dipimpin oleh Bapak Reswan Soewardjo. Demi memaksimalkan hasil kerja maka pengelolaan portal www.jakarta.go.id dikhususkan pengelolaannya oleh Seksi Data dan Informasi, dibawah pimpinan Alberto Ali sampai saat ini. 
Portal jakarta.go.id mengalami perubahan dan pembaharuan dan selanjutnya diluncurkan kembali kepada publik pada tanggal 30 Juli 2009. Aplikasi yang ada masih bersifat sementara karena belum didukung oleh perencanaan dan anggaran yang memadai, tetapi basis data dan tampilan sudah bertambah dan berubah. Dalam era kepemimpinan Kepala Bidang Informasi Publik, Cucu Achmad Kurnia, jakarta.go.id kembali diluncurkan kembali ke publik pada tanggal 4 Juni 2010. Saat ini, portal jakarta.go.id di kelola oleh Seksi Data dan Informasi Diskominfomas DKI Jakarta.  

Visi dan Misi

            Portal Resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Keberadaan portal DKI Jakarta (www.jakarta.go.id) merupakan salah satu bentuk penerapan e-government di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini didasarkan kepada pemahaman Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta) mengenai e-government itu sendiri yaitu sebagai penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kinerja dari fungsi dan layanan pemerintah tradisional. Lebih spesifik lagi, e-government adalah ―penggunaan teknologi digital untuk mentransformasi kegiatan - kegiatan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan penyampaian layanan (Diskominfomas, 2011). Berangkat dari pemahaman dan pengertian tersebut, Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini Diskominfomas mengembangkan sebuah portal yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan publik Pemprov DKI Jakarta. Adapun visi dan misi dari portal resmi Pemprov DKI Jakarta adalah sebagai berikut:

Visi:
  • Sebagai Portal Resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam Memberikan Pelayanan Data dan Informasi Kepada Masyarakat Guna Mewujudkan Jakarta Nyaman dan Sejahtera Untuk Semua‖
Misi :
1.Memberikan Data dan Informasi Secara Tepat dan Akurat.
2. Melayani Masyarakat dengan Prinsip Pelayanan Prima Melalui Teknologi Informasi dan komunikasi
3.Membangun Infrastruktur Portal yang Terintegrasi Dengan Perangkat Teknologi Lainnya. 

             Adapun tujuan yang diharapkan dari adanya portal DKI Jakarta ini adalah mampu memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat sehingga Pemprov DKI Jakarta dapat akuntabel, transparan, dan melalui portal jakarta.go.id Pemprov DKI Jakarta mampu mempertanggungjawabkan kinerja dan apa yang telah dilaksanakan selama ini, sesuai dengan pernyataan Kepala Seksi Data dan Informasi, Alberto Ali berikut ini:

“Tujuannya adalah bahwa website ini adalah website resmi pemprov dan memberikan pelayanan informasi kepada publik, itu tujuan utamanya, memberikan pelayanan informasi kepada publik dan kita sebagai pemerintah juga harus akuntabel terhadap apa yang telah kita kerjakan, bagaimana salurannya dengan memanfaatkan media online yaitu website, dan itu juga ada aturan pemerintahnya yang mengatur, pemerintah harus memberikan informasi yang terbuka kepada publik...”

(Wawancara Mendalam, 6 April 2012). Keberadaan portal jakarta.go.id menjadi semakin penting dalam rangka memenuhi kebutuhan informasi publik dan mewujudkan prinsip transparansi. Hal ini juga didasari dengan adanya Undang-undang No. 14 Tahun 2008 mengenai Keterbukaan Informasi Publik. Oleh karena itu, dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2011 portal jakarta.go.id terus mengalami perkembangan, khususnya dari segi tampilan guna memenuhi kebutuhan masyarakat atas informasi. Transformasi tampilan www.jakarta.go.id telah dilakukan sebanyak tiga kali demi memudahkan masyarakat menggunakan portal tersebut. Versi terbaru dari portal www.jakarta.go.id adalah sebagai berikut:





 Kekurangannya situs web tersebut, yaitu:

             Misalnya dari tampilan website warna bakcground yang berwarna putih saja, sehingga lebih terkesan kurang memainkan warna-warna yang cerah agar terlihat lebih menarik. dari Karena banyaknya tampilan yang harus dimasukkan lebih, sehingga kesan yang ada yaitu website yang berantakan dan tidak tersusun rapi.
. Selain itu, terdapat iklan-iklan sehingga mengganggu kapasitas penggunaan internet dari pembacanya. Seharusnya lebih mengedepankan fungsi website pemerintah kota maupun daerah  sebagai media interaksi antara berbagai tata pemerintahan kota maupun daerah, baik antara pemerintah dan warga, pemerintah dan dunia usaha, dan pemerintah dengan pemerintah. Dalam era modern saat ini yang berbasis information and communication technology (ICT), keberadaan website resmi pemerintah kota maupun daerah merupakan suatu faktor yang signifikan dalam mendorong pelayanan publik. Dari beberapa fungsi website resmi, salah satunya adalah sebagai media komunikasi dan informasi antara pemerintah kota maupun daerah dengan dengan masyarakat penerima layanan publik.

Kelebihannya situs web tersebut, yaitu:

            Fitur-fitur yang disajikan dibagi dalam beberapa klasifikasi terbagi menjadi Mengenal Jakarta, Datang dan Kunjungin, Bisnis Jakarta, Hidup di Jakarta, Sedangkan fitur lain adalah produk hukum, ensiklopedi Jakarta, nomor penting, e-procurement, bank data, info transportasi. Sedangkan bagi masyarakat Jakarta, disediakan pula informasi dalam kalender kegiatan serta fotografi. Dalam kalender acara tersaji beragam informasi kegiatan tidak hanya kegiatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta namun juga kegiatan acara perusahaan, hotel, mall, komunitas, hingga lembaga dan  teater. Hal ini menunjukkan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menjalin kerjasam dengan pihak swasta karena website ini merupakan website kota sehingga kegiatan masyarakat Jakarta perlu ditampilkan. Sedangkan untuk fitur fotografi merupakan fitur sebagai wadah komunikasi, banyak foto-foto yang memuat gambar keindahan kota Jakarta dari tempat wisata, berbagai alat kesenian hingga berbagai pakaian adat. Antusias masyarakat cukup tinggi terbukti dengan jumlah pengunjung website Jakarta.go.id
        Dengan adanya forum balai warga yang dapat menampilkan informasi atau pertanyaan dari warga. Fasilitas balai warga Ini sebagai media komunikasi antara para  anggota pengunjung dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk bertukar informasi berupa penyampaian aspirasi, kritikan, masukan, saran dan keluhan masyarakat. Fasilitas ini juga  dapat digunakan sebagai sarana komunikasi sesama anggota pengunjung untuk  bertukar informasi  tentang wisata, kuliner, hiburan, pendidikan dan lain-lain.. Hal ini ditujukan untuk memudahkan pengunjung  website serta masyarakat untuk segera mengakses informasi dan data.  Situs Jakarta go,id  seharusnya terus melakukan perbaikan dan penambahan informasi. Baik dari  segi  penambahan link-link situs web, sehingga diharapkan ke depannya masyaraka  dapat  menjadikan “Jakarta.go.id” sebagai sumber yang terpercaya dlam  mencari informasi seputar  DKI Jakarta, dan  agar “Jakarta.go.id” dapat menjadi fungsi utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan informasi tentang pemerintahan DKI  Jakarta.


 PENGUKURAN STATISTIK WEB JAKARTA.GO.ID

        Menurut situs website Alexa.com yang bisa mengukur statistik pengukuran website Jakarta.go.id. Dengan gambar dibawah ini adalah hasil dari pengukuran statistik website Jakarta.go.id.





 HASIL ANALISIS STATISTIK WEBSITE JAKARTA.GO.ID

           Hasil pengukuran yang dapat kita lihat pada Statistik ini yaitu, Ranking Dunia pada website Jakarta.go.id adalah ranking ke 41,641 dan pada Ranking di Indonesia pada urutan 567. Dapat kita lihat pada Statistik pada gambar 1. Pada bulan Januari mengalami penurunan hanya sekitar 40 ribuan orang saja yang melihat website Jakarta.go.id. Pada bulan April mengalami kenaikan sebanyak 60 ribu orang yang melihat web. Dan mengalami penurunan kembali pada bulan Juli dan mengalami kenaikan kembali pada bulan Oktober.

        Pada gambar 2  kita dapat melihat hasil siapakah yang melihat website Jakarta.go.id ini. Menurut Jenis Kelamin hasil nya bahwa Laki - laki lebih banyak melihat website ini dibanding Wanita. Dan dapat kita lihat menurut Pendidikan kebanyakan mayoritas Lulusan perguruan Tinggi yang melihat situs web ini dibandi dengan lulusan sekolah dan bukan lulusan perguruan tinggi.  Dan menurut Tempat kebanyakan orang membuka website ini ditempat Kerja dibanding di sekolah dan rumah.




Sumber :

http://blogs.unpad.ac.id/merlingarini/2011/05/12/analisis-website-pemprov-dki-jakarta/

http://www.researchgate.net/publication/228837187_ANALISIS_KAJIAN_STANDARISASI_ISI_SITUS_WEB_PEMERINTAH_DAERAH_KABUPATENKOTA

http://yuliaftr.wordpress.com/2013/12/23/makalah-analisis-e-government/





























Biodata


 BIODATA

Nama                   : Noviana Indah Lestari
NPM                    : 56413544
Kelas lama           : 1IA23
Kelas baru            : 2IA25

  1. Motivasi kenapa saya masuk Jurusan Teknik Informatika (TI):
          Perkembangan jaman yang membuat saya ingin mendalami informatika. Banyak orang yang bilang bakat saya memang pada jurusan TI. Saya belajar Pemrograman sejak saat saya kelas 1 SMA dan saya ingin terus belajar dan mengetahui banyak bahasa program lain nya. Karena itu saya memilih melanjutkan kuliah di jurusan Teknik Informatika.
Ilmu yang sudah di dapat selama 2 semester:
Banyak bahasa program yang sudah dipelajari saat di semester 1 dan semester 2, yaitu:
  • ·         Java
  • ·         Python
  • ·         Delphi
  • ·         Visual Basic
  • ·         Pascal
Walaupun sampai saat ini saya belum terlalu bisa menguasai bahasa program tersebut. Tapi saya sudah bisa membuat macam – macam program. Contoh nya membuat Animasi di Visual Basic, membuat program perhitungan matematika di Java dan Phyton, membuat program menginput nilai mahasiswa dengan pascal.
  
      2.  Program yang sudah saya pahami dan ingin saya perdalam:

Saat di semester 2 saya belajar membuat Animasi di Visual Basic.  Semenjak itu saya suka membuat Animasi. Walau saya belum terlalu mahir dalam menjalankan Visual Basic dan belum terlalu paham dengan Source code nya. Saya ingin memperdalam mengenai Visual Basic. Alasan saya ingin memperdalami Visual Basic karena bisa membuat Game sendiri dan banyak design yang bisa saya buat. Gambar dibawah ini adalah contoh Program Visual Basic yang saya buat.






     3.  Perkembangan TI dan Ilmu yang sudah di dapat:

         Banyak sekali orang yang meminati jurusan Teknologi Informatika. Karena jaman yang sudah mulai mengembangkan Teknologi maka TI saat kini menjadi salah satu Jurusan Favorite. Semakin hebat nya Teknologi di jaman ini banyak orang ingin menciptakan sesuatu kecanggihan baru yang bisa dimanfaatkan banyak orang. 
         Dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang, sudah sewajarnya dan sepatutnya kita tidak hanya menjadi bagian penerima informasi. Dengan kemajuan teknologi informasi, kita seharusnya bisa menjadi bagian penyumbang informasi, penyumbang opini publik, penyumbang aspirasi atas kebobrokan dan kelebihan dari negeri ini. Opini yang kita buat bisa kita publikasikan di berbagai media. Blog pun sudah familiar di sebagian masyarakat kita, walaupun konon blog yang berisi konten sex, pornografi lebih banyak mendapat respon daripada blog yang berisi konten tentang pengetahuan umum. Hal ini bisa kita sebut sebagai bagian dari suatu dampak negatif yang telah dihasilkan oleh perkembangan alat yang seharusnya membantu kita untuk lebih mudah berkomunikasi namun malah terjadi penyalahgunaan. Oleh karena itu, alangkah baiknya apabila kita di era globalisasi dan informasi ini tidak hanya sekedar menguasai, namun juga diperlukan untuk ketepatan saat kita sedang menggunakannya.



INTERNET


SEJARAH INTERNET
          Cikal bakal jaringan internet dimulai dari proyek ARPAnet dari tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Universikat pertama yang mengkoneksikan dengan ARPAnet adalah UCLA. ARPAnet dikoneksi pertama kali ke empat site, yaitu UCLA, SRI (Stanford Research Institute), UC Santa Barbara, dan University of Utah.
Koneksi di atas adalah untuk kepentingan akademis yang memudahkan pertukaran informasi antar-universitas. Pada tahun 1977 terdapat lebih dari seratus mainframe dan komputer yang terkoneksi dengan ARPAnet.
          Di awal tahun 1980-an, ARPAnet terpecah menjadi dua jarinngan, yaitu ARPAnet dan Milnet (sebuah jaringan militer). Pada awalnya, jaringan tersebut diberi nama DARPA, kemudian menjadi internet. Layanan Usenet dan Bitnet memungkinkan PC bisa saling terkoneksi dengan jaringan internet. Protokol standar internet sekarang diperkenalkan pada tahun 1982, kemudian diikuti dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service) pada tahun 1984.
Pada tahun 1986 lahir NSFNET (Nasional Science Foundation Network) yang menghubungkan periset di seluruh negeri dengan lima buah pusat superkomputer. Pada bulan Maret 1990, ARPAnet secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET dibangun, jaringan yang terhubung adalah Australia, negara – nnegara Skandinavia, Inggris, Perancis, Jerman, Kanada, dan Jepang.







 PENGERTIAN INTERNET

         Internet adalah rangkaian hubungan jaringan komputer yang dapat diakses secara umum diseluruh dunia, yang mengirimkan data dalam bentuk paket data berdasarkan standar Internet Protocol (IP). Lebih dalam laggi, Internet adalah kumpulan jaringan dari jaringan – jaringan komputer komputer dunia yanng terdiri dari jutaan unit – unit kecil, seperti jaringan pendidikan, jaringan bisnis, jaringan pemerintahan dan lain – lain, yang secara bersama menyediakan layanan informasi seperti e-mail, online chat, transfer file  dan saling keterhubungan (linked) antara satu halaman web dengan sumber halaman web yang lainnya.

PERKEMBANGAN INTERNET

          Sejak muncul nya Internet pada tahun 1969 dan kemudian mengalami perkembangan yang sangat pesat sekitar tahun 1993/1994, kehadiran Internet telah membawa perubahan yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan umat manusia, terutama dari sisi kebebasan untuk memperoleh dan menyebarkan informasi tanpa mengenal batas geografis.
Saat ini ada tiga pendapat yang mengatakan bahwa Internet adalah sebuah singkatan dari kata International Network, Internetworking dan Interconnected Network. Namun dari penelurusan penulis, beberapa ahli cendrung menyebutnya sebagai interconnected network karena fungsinya yang menghubungkan jaringan dari jaringan – jaringan komputer yang ada didunia. Namun perlu diingat, bahwa jaringan yang terbentuk bukanlah bersifat terpusat, sehingga apabila satu komputer atau satu jaringan yang terputus, tidak akan mengganggu koneksi komputer  atau jaringan yang lainnya.




DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF INTERNET
  1.         Dampak Positif
            Dengan adanya internet apapun dapat kita lakukan baik yang bersifat positif dan negatif, berikut akan dijelaskan cara menanggulangi dari dampak negatif dari internet. Teknik pengamanan data pada internet untuk menghindari kriminalitas pada internet (cybercrime) dilakukan dengan berbagai bentuk:
  •   Internet Firewall
Berfungsi mencegah akses dari pihak luar ke sistem internal komputer kita dapat komputer pribadi atau jaringan.
  •   Kriptografi
Penyandian data (enkripsi dan dekripsi) Enkripsi mengubah data asli menjadi data sandi. Dekripsi mengubah data sandi ke data semula.

  • Secure Socket Layer (SSL)
Penyandian data yang terpasang pada Browser.

Cyberlaw
          
Adalah cara penanggulangan cybercrime yang selalu mengancam pengguna Internet. Terdapat organisasi – organisasi yang menentang Cybercrime misalnya:
1.       The Organization For Economic Cooperation and Development (OECD).
2.       The Council Of Europe (CE)

Fungsi Cyberlaw
  • Melindungi data pribadi
  •     Menjamin kepastian hukum. 
  • Mencegah tindak pidana.

           2.      Dampak negatif
 Cybercrime

Adalah Kejahatan yang dilakukan seseorang dengan sarana internet di dunia maya yang mempunyai sifat:
  •       Melintasi batas negara.
  •       Perbuatan dilakukan secara ilegal.
  •       Menggunakan peralatan komputer dan internet.
  •       Kerugian sangat besar.
  •       Pelaku paham teknologi.
  •       Suit pembuktian secara hukum.
Bentuk – bentuk Cybercrime adalah sebagai berikut:
  • Hacking
Usaha memasuki secara ilegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah, atau menghancurkan file yang disimpan pada jaringan tersebut.
  • Cracking
Usaha memasuki secara ilegal sebuah jaringan dengan maksut mencuri, mengubah, atau menghancurkan file yang disimpan pada jaringan tersebut.

Metode Cracker menyusup ke sebuah jaringan:
1.       Spoofing
Penyusup dengan cara memalsukan identitas pemakai atau user.
2.       Scanner
Menggunakan program secara otomatis yang dapat mendeteksi kelemahan jaringan.
3.       Sniffer
Alat yang berfungsi sebagai penganalisis jaringan.
4.       Password Cracker
Program untuk membuka password baik password dalam komputer jaringan atau komputer pribadi yang tidak terhububng dengan jaringan.
5.       Destructive Device
Program berupa virus penghancur data, program ini merusak data orang lain dengan cara menybarkan virus yang dapat merusak file.

Jenis Cybercrime yang terjadi pada internet yang selalu mengancam pengguna internet adalah:
  •   Unaunthorized Acces
Kejahatan yang dilakukan dengan cara memasuki komputer secara ilegal/tidak sah.
  •     Ilegal Contents
Dilakukan dengan memalsukan data/informasi ke internet dengan tidak benar yang berbentuk data yang tidak mempunyai norma – norma kehidupan.
  •       Data Forgery
      Dilakukan dengan memalsukan data – data yang tidak benar. 
  •       Cyber Espionage
Dilakukan dengan memasuki jaringan komputer dari negara lain dengan tujuan mata – mata.
  • Cyber Sabotage and Extortion
Bentuk kejahatan yang dilakukan untuk menimbulkan gangguan, perusakan/pennghancuran data, program dan jaringan lain.
  • Offense against intellectual property
Kejahatan untuk HAKI yang berupa pembajakan sebuah karya cipta orang lain.
  •  Infringements of Privacy
Kejahatan untuk mendapatkan informasi pribadi/rahasia.
  •      Phising
Kejahatan dalam bentuk pengecohan orang lain agar memberikan data pribadinya.
  
  •       Carding
Kejahatan dengan penipuan kartu kridit yang berupa pemalsuan kartu kridit atas nama orang lain.

Selain kejahatan diatas internet juga mempunyai dampak kejahatan yang dapat merusak mental seseorang atau merusak pribadi. Kejahatan tersebut adalah bentuknya menyebarkan informasi – informasi yang tidak layak untuk dipublikasikan antara lain:

  • Pornogafi
Situs ini banyak merusak mental anak – anak bahkan sampai dengan orangtua.
  • Perjudian
Situs ini merupakan perjudian terselubung yang tidak pantas untuk dipublikasikan.
  • Penipuan
Bentuk penipuan ini dengan memberikan jebakan – jebakan kepada pengguna internet untuk memberikan rahasia mengenai data pribadinya.





Sumber :
Sunarto.S.Kom. 2008. Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Grasindo.

Supardi, Yuniar. 2009. Internet Umtuk Segala Kebutuhan. Jakarta : Alex Media Komputindo.

Purbo, Onno W. 2008. 10 Jam Mengenal Intenet: Teknologi dan Aplikasinya. Jakarta : Alex Media Komputindo.